Rabu, 17 Oktober 2018

Cara Merawat Luka Bakar

Cara Merawat Luka Bakar

Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website caramengatasilukamelepuhagarkering.com. Sebuah website yang menyediakan berbagai macam pelayanan pengiriman obat herbal baik di seluruh wilayah Indonesia hingga ke Mancanegara. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pengobatan, terlebih dahulu kami akan membahas mengenai Cara Merawat Luka Bakar.


Luka bakar adalah luka yang lazim terjadi dan bisa terasa sangat menyakitkan. Walaupun luka bakar kecil bisa sembuh tanpa pertolongan medis, luka bakar berat memerlukan perawatan khusus untuk mencegah infeksi dan mengurangi bekas luka yang mungkin timbul. Sebelum memberikan perawatan terhadap luka bakar, Anda perlu memahami jenis—atau derajat—luka bakar yang Anda derita.

Metode 1 ( Menentukan Derajat Luka Bakar )

Ketahui apakah luka Anda termasuk luka bakar derajat satu. Luka bakar derajat satu adalah jenis luka bakar yang paling lazim, dan disebabkan oleh terkena air atau uap panas ringan, kontak singkat dengan benda panas, dan matahari. Kerusakan yang terjadi hanya terjadi di bagian permukaan terluar kulit. Luka bakar ini kemungkinan akan tampak kemerahan, sedikit membengkak, dan mungkin hanya sedikit terasa sakit. Beri perawatan luka bakar derajat satu di rumah, karena biasanya perawatan medis tidak diperlukan. Bagian terluar kulit memiliki kemampuan untuk memulihkan diri sendiri dengan sedikit perawatan dan waktu.
  • Luka bakar derajat satu digolongkan sebagai "luka bakar minor" dan harus mendapatkan perawatan yang sesuai. Kadang-kadang Anda mungkin mengalami luka bakar derajat satu yang luas—seperti luka terbakar sinar matahari di seluruh tubuh—tetapi, luka seperti ini pun tidak memerlukan pertolongan medis.
Ketahui apakah luka Anda termasuk luka bakar derajat dua. Kulit Anda mungkin juga akan tampak pecah-pecah dan menggelembung, selain itu, rasa sakit yang Anda rasakan akan lebih kuat. Luka bakar derajat dua disebabkan oleh kontak dengan benda yang sangat panas (air mendidih misalnya), atau kontak berkepanjangan dengan sinar matahari. Terkecuali jika luka bakar derajat dua Anda terdapat pada tangan, kaki, selangkangan, atau wajah, rawatlah luka itu sebagai luka bakar minor. Jika kulit Anda melepuh, jangan pecahkan gelembungnya. Jika gelembung pada kulit yang melepuh pecah, jagalah agar tetap bersih dengan membilasnya dengan air dan mengoleskan salep antibakteri. Anda juga bisa melindungi kulit dengan plester atau perban lainnya. Perban ini harus diganti setiap hari.
  • Luka bakar derajat dua meliputi dua lapisan kulit. Jika ukuran luka bakar derajat dua Anda lebih lebar daripada 7,5 cm, berada di tangan, kaki, sendi, atau kemaluan Anda, atau tidak sembuh dalam beberapa minggu, maka Anda harus segera menghubungi dokter untuk mencari pertolongan medis.

Periksa luka bakar derajat tiga. Luka bakar derajat tiga adalah luka yang paling serius dan membutuhkan pertolongan medis segera. Luka ini terjadi saat kulit terpapar benda panas hingga menembus ketiga lapisannya, bahkan terkadang menyebabkan kerusakan otot, lemak, dan tulang. Pada luka bakar derajat tiga, kulit terlihat meliut dan berwarna putih atau hitam. Rasa sakit yang dirasakan bisa beragam bergantung pada tingkat kerusakan saraf di lapisan kulit (reseptor nyeri). Luka bakar ini bisa tampak "basah" akibat hancurnya dinding sel dan keluarnya cairan protein.
  • Luka bakar derajat tiga selalu digolongkan sebagai luka bakar mayor dan membutuhkan perawatan dokter sesegera mungkin.

Periksa luka bakar suhu rendah. Luka "bakar" ini adalah luka yang terjadi saat kulit Anda terpapar suhu yang sangat rendah, seperti salju atau es, dalam waktu lama. Kulit yang terluka akan berwarna merah terang, putih, atau hitam, dan terasa seperti terbakar seperti saat dihangatkan kembali. Luka "bakar" suhu rendah masih digolongkan sebagai luka bakar karena merusak lapisan jaringan kulit.
  • Dalam sebagian besar kasus luka bakar suhu rendah membutuhkan perawatan selayaknya luka bakar mayor. Carilah pertolongan medis untuk merawatnya.
  • Hangatkan kembali kulit dengan air bersuhu 37°C hingga 39°C segera setelah terpapar pada suhu dingin.

Periksa luka bakar kimiawi. Luka bakar ini disebabkan oleh kontak kulit dengan bahan kimia berbahaya. Luka bakar kimiawi yang akan tampak sebagai bercak kemerahan, ruam, kulit yang melepuh, dan luka terbuka pada kulit. Langkah pertama Anda adalah menentukan penyebabnya dan menghubungi bantuan medis segera.
  • Segera hubungi unit gawat darurat segera jika Anda yakin telah mengalami luka bakar kimiawi. Perawatan harus diberikan untuk menetralkan dan menghentikan penyebaran bahan kimia penyebabnya.
  • Aliri luka bakar kimiawi dengan banyak air, tetapi hindarilah penggunaan air jika luka bakar terkena kapur tohor, atau unsur logam (seperti natrium, magnesium, fosfor, litium, dll.) karena bahan-bahan tersebut dapat bereaksi dengan air dan menyebabkan luka semakin parah.
Metode 2 ( Merawat Luka Bakar Minor )

Alirkan air dingin ke atas luka. Segera setelah Anda bisa, alirkan air ke atas luka bakar. Hal ini akan mencegah kerusakan kulit Anda semakin luas. Letakkan bagian yang terbakar di bawah air mengalir selama 10-15 menit hingga rasa sakitnya mereda. Jangan gunakan air es karena bisa memperparah kerusakan di sekitar luka bakar.
  • Perubahan suhu panas ekstrem ke suhu dingin ekstrem secara tiba-tiba hanya akan menghambat proses penyembuhan.
Segera lepaskan pakaian atau perhiasan ketat. Segera setelah Anda bisa, atau selama mengalirkan air ke atas luka, lepaskan benda apa pun yang menghalangi kulit di sekitar luka bakar. Jika Anda ragu-ragu, lepaskanlah. Hal ini akan membantu memperlancar aliran darah menuju luka dan mulai menyembuhkannya. Melepaskan pakaian atau perhiasan yang ketat juga bisa mencegah kerusakan kulit semakin parah.


Beri kompres dingin. Jika tidak ada air dingin di sekitar Anda, gunakanlah kompres dingin atau es yang dibungkus dengan handuk. Letakkanlah di atas luka Anda. Kompres bagian yang sakit selama 10-15 menit, beri jeda 30 menit, kemudian kompres kembali selama 10-15 menit.
  • Jangan pernah mengompres dengan es secara langsung ke bagian luka, karena hal ini akan merusak lapisan kulit. Beri handuk sebagai pembatas antara kulit dengan es.
Minum pereda rasa sakit. Obat pereda rasa sakit yang dapat dibeli tanpa resep seperti ibuprofen, parasetamol, aspirin, atau naproxen bisa membantu jika gejala luka bakar cukup mengganggu Anda. Jika rasa sakit tidak berkurang setelah beberapa jam, minumlah satu dosis obat lagi. Jangan gunakan aspirin untuk anak-anak, atau jika Anda baru saja sembuh dari flu atau cacar air.
  • Ikuti petunjuk penggunaan khusus dalam kemasan. Petunjuk ini akan berbeda-beda bergantung pada obat yang Anda pilih.
Bersihkan luka. Setelah mencuci tangan Anda, gunakanlah sabun dan air untuk membersihkan luka dan mencegah infeksi. Oleskan antibiotik seperti Neosporin saat Anda selesai membersihkan luka bakar. Aloe vera juga bisa digunakan untuk menenangkan kulit Anda. Cari aloe vera yang mengandung beberapa bahan tambahan. Antibiotik dan aloe vera juga bisa mencegah perban Anda merekat dengan luka.
  • Jangan memecahkan gelembung kulit saat Anda membersihkannya, karena gelembung ini sebenarnya melindungi kulit Anda dari infeksi. Jagalah agar gelembung kulit ini tidak pecah dan mengeluarkan cairannya, karena tubuh Anda mampu mengatasi gelembung kecil dengan sendirinya. Salep antibiotik tidak diperlukan jika gelembung kulit Anda belum pecah. Tetapi jika gelembung ini pecah dan luka Anda terbuka, gunakanlah antibiotik untuk mencegah infeksi.
Balut luka dengan kain kasa. Anda mungkin tidak perlu menggunakan perban pada luka derajat satu, gelembung kulit yang belum pecah, atau kulit yang tidak terbuka. Tetapi, luka bakar derajat dua yang kecil sekalipun perlu dibalut untuk melindunginya dari infeksi. Balut luka dengan kain kasa perlahan-lahan dan rekatkan dengan selotip medis. Anda harus mengganti kain kasa setiap hari.
  • Jangan memasangkan kain kasa secara langsung ke luka mana pun. Luka terbuka harus selalu diberi lapisan krim atau salep sebelum dibalut dengan kasa. Jika tidak, saat kain kasa dilepaskan, lapisan kulit yang baru terbentuk akan ikut terkelupas.
  • Lepaskan kain kasa searah dengan arah pertumbuhan rambut. Jika kain kasa merekat dengan luka, gunakanlah air suam-suam kuku atau larutan salin untuk membantu melepaskannya. Buat larutan salin dengan menambahkan 1 sendok teh garam ke dalam satu galon air.
Hindari penggunaan obat rumahan seperti putih telur, mentega, dan teh. Internet selalu dipenuhi dengan beragam solusi "ajaib" untuk mengatasi luka bakar, padahal hanya ada sedikit penelitian ilmiah yang mendukung manfaatnya. Banyak sumber yang tepercaya, seperti Palang Merah, yang menyatakan bahwa obat rumahan ini justru "memperparah" luka karena mengandung bakteri pemicu infeksi.
  • Pelembap alami seperti aloe vera atau kedelai mungkin bermanfaat untuk meredakan kasus terbakar sinar matahari.
Waspadai terjadinya infeksi pada luka. Perhatikan luka untuk mengamati perubahan warna menjadi merah, cokelat, atau hitam. Juga pehatikan adanya perubahan warna lapisan lemak di bawah dan sekitar luka menjadi hijau. Luka yang tidak kunjung sembuh bisa menjadi pertanda komplikasi, infeksi, atau luka bakar yang lebih serius. Beri tahu dokter jika Anda mengalami salah satu dari tanda berikut ini:
  • Rasa hangat
  • Nyeri
  • Luka bakar yang mengeras
  • Suhu tubuh lebih dari 39°C atau kurang dari 36,5°C (ini adalah tanda infeksi serius dalam tubuh dan harus mendapatkan perawatan medis segera).
Redakan rasa gatal dengan mengoleskan obat. Rasa gatal adalah keluhan umum di antara pasien pada awal masa pemulihan luka bakar minor. Obat topikal seperti aloe vera atau petroleum jell bisa menenangkan rasa tidak nyaman akibat gatal. Antihistamin oral juga bisa diminum untuk meredakan rasa gatal.

Metode 3 ( Merawat Luka Bakar Mayor)

egera hubungi unit gawat darurat. Luka bakar mayor tidak boleh dirawat di rumah, dan memerlukan bantuan profesional segera. Panggil ambulans, atau segera kunjungi ke dokter atau unit gawat darurat
  • Jangan mencoba merawat luka bakar serius sendiri. Langkah dalam bagian ini hanyalah langkah pertolongan awal hingga pertolongan medis tiba.
Keluarkan korban dari sumber panas dengan hati-hati. Jika mungkin, berusahalah semampu Anda untuk mencegah luka bakar atau cedera meluas. Padamkan sumber panas, atau keluarkan korban dari dalamnya.
  • Jangan pernah menarik atau memindahkan korban menggunakan alat yang terbakar. Karena jika Anda melakukannya, kerusakan kulit korban bisa meluas dan kemungkinan juga membuat lukanya semakin terbuka. Hal ini bisa menyebabkan korban merasakan sakit yang luar biasa dan memicu shock.

Tutupi luka. Tempelkan handuk dingin yang lembap ke atas luka untuk melindunginya hingga bantuan tiba. Jangan gunakan es atau merendam bagian luka ke dalam air es. Hal ini bisa menyebabkan hipotermia atau semakin memperluas kerusakan di bagian tubuh yang sensitif.

Singkirkan bahan kimiawi yang merusak. Jika luka bakar Anda disebabkan oleh bahan kimia, bersihkan bagian yang luka dari sisa bahan kimia. Alirkan air dingin ke atas luka bakar atau berikan kompres dingin sementara Anda menunggu bantuan tiba. Jangan mencoba menggunakan obat rumahan apa pun pada luka bakar kimiawi.


Angkat bagian yang luka sehingga berada di atas jantung korban. Hanya lakukan langkah ini jika Anda bisa mengangkatnya tanpa memperparah luka.


Cari pertolongan segera untuk mengatasi shock. Waspadai gejala shock: denyut nadi lemah atau cepat, tekanan darah rendah, kulit yang lembap dan dingin, disorientasi atau pingsan, mual, perilaku agresif. Jika Anda menemukan gejala shock yang disebabkan oleh luka bakar derajat tiga, segera cari bantuan medis. Hubungi ambulans untuk mengantar korban segera ke rumah sakit. Situasi ini bisa mengancam nyawa korban, selain juga berbahaya.
  • Luka bakar derajat tiga yang berat bisa menyebabkan shock karena tubuh kehilangan banyak cairan saat permukaan kulit yang luas terbakar. Tubuh tidak bisa berfungsi secara normal dengan jumlah cairan dan darah yang sangat rendah.
Metode 4 ( Memahami Perawatan Rumah Sakit Pada Luka Bakar )


Lepaskan pakaian dan perhiasan. Korban kebakaran mungkin akan segera dipindahkan dari rumah sakit ke unit luka bakar untuk perawatan lanjutan. Maka, lepaskanlah semua pakaian atau perhiasan yang masih melekat di tubuh korban jika bisa menghalangi tubuh yang mungkin membengkak.
  • Luka bakar mungkin menimbulkan pembengkakan hebat, sehingga tekanan pada bagian tubuh tertentu terlalu besar (menyebabkan sindrom compartment). Jika hal ini terjadi, tindakan pembedahan mungkin diperlukan untuk menurunkan tekanan sekaligus membantu memperbaiki aliran darah dan fungsi sarafnya.
Periksa tanda vital tubuh dan berikan oksigen. Untuk semua luka bakar mayor, dokter mungkin akan memberikan intubasi oksigen 100%, yaitu sebuah tabung yang dimasukkan ke dalam kerongkongan. Tanda vital juga harus segera diawasi. Dengan begitu, kondisi terkini pasien bisa selalu diketahui, dan rencana perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi tersebut.

Berikan cairan kepada pasien. Hentikan keluarnya cairan dari tubuh pasien, dan ganti cairan tubuh yang hilang dengan cairan infus. Tentukan jenis dan jumlah cairan sesuai dengan luka bakar pasien.


Berikan antibiotik dan obat pereda rasa sakit. Berikan obat pereda rasa sakit dan analgesik untuk mengurangi rasa sakit korban. Antibiotik juga merupakan obat yang penting bagi pasien.
  • Antibiotik diperlukan karena pertahanan utama tubuh melawan infeksi (kulit) telah rusak. Obat-obatan diperlukan untuk mencegah bakteri masuk dan menginfeksi luka.
Ubah diet pasien. Sarankan diet tinggi kalori, tinggi protein. Hal ini akan membantu mengganti energi dan protein yang penting untuk memperbaiki semua sel yang rusak akibat terbakar.

( Sumber : Wiki How )

Untuk memaksimalkan proses penyembuhan yang sedang anda alami, silahkan BACA DISINI --> Cara Mengobati Luka Melepuh Agar Cepat Kering


Itulah informasi kesehatan yang dapat disampaikan mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak. Semoga denga hadirnya informasi berikut ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit yang sedang anda alami aamiin. ~SEMOGA LEKAS SEMBUH~.

Senin, 15 Oktober 2018

Cara Mengobati Luka Bakar Yang Menggelembung

Cara Mengobati Luka Bakar Yang Menggelembung

Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website caramengatasilukamelepuhagarkering.com. Sebuah website yang menyediakan berbagai macam pelayanan pengiriman obat herbal baik di seluruh wilayah Indonesia hingga ke Mancanegara. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pengobatan, terlebih dahulu kami akan membahas mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Yang Menggelembung.


Ada banyak penyebab kulit melepuh dan menggelembung berisi air diantaranya terjadi karena gesekan dan terkena air panas. Umumnya luka melepuh biasanya dialami di tangan akibat terlalu erat memegang alat seperti saat berkebun dan lainnya. Selain itu, bisa juga dialami pada kaki karena pemakaian sepatu yang ketat sehingga mengalami gesekan antara kulit dan sepatu. Cara perawatan luka bakar tersebut harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

Cara Mengobati Luka Bakar Yang Menggelembung dengan kantung yang berisi cairan harus sesuai dengan ukurannya. Kadang bisa terjadi dengan bentuk yang kecil dan besar. Untuk mengobati gelembung luka bakar tersebut dilakukan dengan mengeluarkan cairan yang ada di dalam kulit agar lebih cepat menyembuhkannya. Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana Cara Mengobati Luka Bakar Yang Menggelembung dengan cepat, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Dalam kegiatan sehari-hari yang kita lakukan tidak menutup kemungkinan mengalami luka bakar. Luka bakar yang membuat kantung air karena panas adalah kasus yang paling sering di alami baik pada pria maupun wanita. Luka bakar melepuh dan berair tersebut harus ditangani dengan benar, karena bisa saja menimbulkan masalah serius jika dibiarkan atau tidak diobati. Nah berikut ini cara mengobati luka bakar yang menggelembung, melepuh dan berair yang benar adalah sebagai berikut:

1. Bersihkan Daerah luka bakar melepuh dan berair

Langkah pertama cara mengobati luka bakar yang menggelembung yaitu dengan membersihkannya dengan menggunakan air hangat dan sabun. Lakukan dengan mencuci tangan terlebih dahulu agar terhindar dari infeksi pada luka bakar. Hal itu penting karena luka bakar sangat rentan terkena infeksi. Untuk menghindari infeksi kuman pada kulit yang melepuh setelah dicuci dengan air hangat dan sabun, oleskan juga alkohol atau bisa dengan air garam yang hangat. Celupkan kapas ke dalam cairan alkohol atau air garam kemudian oleskan pada luka bakar tersebut.

2. Biarkan Terkena Udara

Cara mengobati luka bakar yang menggelembung pada kasus luka bakar melepuh dan berair berukuran kecil yang belum pecah akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Anda tidak perlu mengeluarkan cairan yang ada di dalamnya, cukup dibiarkan setelah dibersihkan dan jangan dibalut, diamkan biar terkena udara. Jika terjadi pada tangan biarkan apa adanya tanpa harus memakai sarung tangan. Jika terjadi pada kaki gunakanlah sandal yang terbuka seperti memakai sandal jepit.

( Baca Juga : Obat Tradisional Luka Bakar )

3. Balut Luka Bakar

Cara perawatan luka bakar melepuh dan berair ukuran besar pada kaki atau tangan sebaiknya ditutupi setelah dibersihkan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari infeksi karena pecah saat berada di luar ruangan. Cara mengobati luka bakar yang menggelembung dan berair jika terjadi di tangan, sebaiknya menggunakan kaus tangan yang nyaman. Dan jika luka bakar tersebut di kaki maka gunakanlah kaus kaki dan sepatu atau sendal yang nyaman. (tidak ketat).

4. Mengeluarkan Cairan Pada luka bakar

Cara mengobati luka bakar yang menggelembung yang berisi air dan besar sebaiknya dilakukan dengan mengeluarkan air tersebut. Anda bisa lakukan dengan menggunakan jarum yang sebelumnya disterilkan menggunkan air alkohol. Basahi kapas dengan alkohol kemudian oleskan pada jarum. Berikut ini cara menusuk luka bakar melepuh dan berair yang benar, yaitu:
  • Memecahkan gelembung luka bakar yaitu dengan menusukkan jarum ke kulit yang terluka. Usahakan tidak menimbulkan rasa sakit yang menunjukkan tidak ada syaraf yang terluka.
  • Tekan luka menggelembung tersebut dengan jari hingga cairan di dalam kulit keluar, mengalir dari lubang tusukan jarum.
  • Jangan mengelupas gelembung luka bakar dipecahkan tersebut karena bisa mengakibatkan infeksi
  • Gunakan salep alami yaitu memanfaatkan gel lidah buaya dengan cara mengoleskannya
  • Tutup luka bakar yang berair tersebut menggunakan plester, jangan terlalu ketat supaya bisa terkena aliran udara.
  • Ganti perban atau plester setiap hari.
Sebagai informasi cara mengobati luka bakar yang menggelembung dan melepuh. apakah luka bakar boleh kena air?. Boleh terkena air dan kemudian Anda tutup kembali dengan perban atau plester. Sebaiknya jangan terlalu berlama-lama terkena air. Silahkan menghubungi dokter jika mengalami hal-hal sebagai berikut,luka bakar mengalami bengkak dan memerah serta bernanah. Selain itu, luka bakar terasa gatal suhu pada sekitar luka hangat.

Sumber : ( Waras Sehat )



Untuk memaksimalkan proses penyembuhan yang sedang anda alami, silahkan BACA DISINI --> Cara Mengobati Luka Melepuh Agar Cepat Kering


Itulah informasi kesehatan yang dapat disampaikan mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak. Semoga denga hadirnya informasi berikut ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit yang sedang anda alami aamiin. ~SEMOGA LEKAS SEMBUH~.

Minggu, 14 Oktober 2018

Apakah Gelembung Luka Bakar Boleh Dipecahkan

Apakah Gelembung Luka Bakar Boleh Dipecahkan

Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website caramengatasilukamelepuhagarkering.com. Sebuah website yang menyediakan berbagai macam pelayanan pengiriman obat herbal baik di seluruh wilayah Indonesia hingga ke Mancanegara. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pengobatan, terlebih dahulu kami akan membahas mengenai Apakah Gelembung Luka Bakar Boleh Dipecahkan.


Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa semua luka yang disebabkan oleh karena panas tergolong sebagai luka bakar. Luka bakar dapat berupa kemerahan pada kulit, pengelupasan pada kulit, kulit yang hangus, kulit yang melepuh, hingga pembengkakan.

Sebenarnya penanganan luka bakar dengan menggunakan kecap, odol, dan lain sebagainya yang dimana hal ini hanya merupakan mitos yang beredar di masyarakat, tidak dibenarkan karena malah dapat memicu timbulnya infeksi.

Penanganan luka bakar sendiri tergantung dari derajatnya, dari luka bakar yang Anda utarakan, memang kemungkinan luka bakar yang Anda alami masuk ke dalam kategori II, yaitu : timbulnya gelembung berisi cairan yang melepuh, timbul rasa perih atau panas pada luka, dll.

Mengoleskan luka yang sudah pecah dengan salep burnazin dapat Anda lanjutkan, karena salep burnazin sendiri mengandung zat yang efektif mencegah infeksi. bersihkanlan terlebih dahulu luka bakar jika akan memberikan salep dengan air matang yang telah diberikan antiseptik, keringkan dengan kassa steril, tutup luka dengan menggunakan kassa steril ( jangan terlalu tebal ) setelah dioleskan salep, ganti perban 2 kali sehari, jaga luka jangan sampai terkena air.

Jika luka tak kunjung mengalami perbaikan ( misal : basah, nyeri, pembengkakan, kemerahan, dll. ), maka segeralah kunjungi Dokter agar dilakukan serangkaian penanganan lebih lanjut, karena hal tersebut menandakan luka sedang mengalami suatu infeksi.(AloDokter)

luka bakar (terutama luka bakar ringan) sering dianggap sepele dan diobati atau ditangani dengan cara yang kurang tepat. Akibatnya adalah infeksi dan penyembuhan luka yang tidak sempurna, sehingga menimbulkan parut/scar.
Bila timbul bula (gelembung pada kulit yang terbakar berisi cairan) janganlah dipecahkan dan kulitnya dikupas karena tindakan ini akan membuat luka terinfeksi. Bula sebaiknya disedot (aspirasi) menggunakan needle (jarum steril) dan kulit yang hangus dibiarkan terkupas sendiri.
Untuk menghindari terbentuknya bekas luka yang buruk, seheralah berkonsultasi ke dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik (Sp.BP-RE) (MeetDoctor)

Pernahkah Anda mengalami masalah kulit melepuh? Ya, kulit melepuh biasanya disebabkan oleh gesekan yang berlebihan, terbakar, atau akibat paparan bahan kimia. Luka melepuh dapat terasa nyeri jika ditekan. Luka ini harus ditangani dengan benar dan tepat agar tidak menimbulkan infeksi.
Untuk luka bakar yang menyebabkan kulit melepuh ataupun bengkak berisi air, biasanya orang tidak sabar untuk memecahkannya. Sebenarnya tindakan itu salah. Jangalah sekali-kali memecahkan gelembung kulit yang timbul atau melepuh, ini pun untuk mencegah terjadinya infeksi. Biasanya dalam 21 hari kulit yang melepuh akibat luka bakar itu akan pecah dengan sendirinya. Jadi, kalau melepuh jangan dipecahkan, biar pecah sendiri.
Lantas, bagaimana cara penanganan yang tepat pada luka melepuh? Berikut tiga cara alami yang dapat Anda lakukan sebagai pertolongan pertama, yuk simak!

Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya daun dan akarnya mengandung saponin dan flavonoid, di samping itu daunnya mengandung tanin dan polifenol. Saponin ini mempunyai kemampuan sebagai pembersih sehingga efektif untuk menyembuhkan luka terbuka, sedangkan tanin dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap infeksi luka karena mempunyai daya antiseptik dan obat luka bakar. Flavonoid dan polifenol mempunyai aktivitas sebagai antiseptik.

Air kelapa dan kunyit

Kunyit dan air kelapa dapat dicoba untuk meredakan rasa panas dan juga mencegah timbulnya bekas luka melepuh. Caranya, campur satu sendok teh bubuk kunyit dengan air kapur sirih. Tambahkan air kelapa, oleskan pada bagian tubuh yang terluka bakar atau terkena minyak dan air panas. Rasa panas akibat terbakar pun akan segera hilang dan tidak meninggalkan bekas melepuh.

Tanaman milkwood

Milkwood atau orang Jawa menyebutnya getah putih diyakini efektif menyembuhkan kulit melepuh. Pasalnya, tanaman ini mengadung ibogaine, conolidine dan voacangine. Caranya, ambil getah tanaman kemudian campur dengan minyak kelapa, lalu balurkan pada bagian kulit yang sakit. (JituNews)


Untuk memaksimalkan proses penyembuhan yang sedang anda alami, silahkan BACA DISINI --> Cara Mengobati Luka Melepuh Agar Cepat Kering


Itulah informasi kesehatan yang dapat disampaikan mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak. Semoga denga hadirnya informasi berikut ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit yang sedang anda alami aamiin. ~SEMOGA LEKAS SEMBUH~.

Rabu, 10 Oktober 2018

Kulit Melepuh Tanpa Sebab

Kulit Melepuh Tanpa Sebab

Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website caramengatasilukamelepuhagarkering.com. Sebuah website yang menyediakan berbagai macam pelayanan pengiriman obat herbal baik di seluruh wilayah Indonesia hingga ke Luar Negeri. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pengobatan, terlebih dahulu kami akan membahas mengenai Kulit Melepuh Tanpa Sebab



Impetigo adalah satu penyakit menular. Impetigo adalah infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (pustula).

Impetigo paling sering menyerang anak-anak, terutama yang kebersihan badannya kurang dan bisa muncul di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering ditemukan di wajah, lengan dan tungkai. Pada dewasa, impetigo bisa terjadi setelah penyakit kulit lainnya. Impetigo bisa juga terjadi setelah suatu infeksi saluran pernapasan atas (misalnya flu atau infeksi virus lainnya). (Wikipedia)

Impetigo adalah salah satu infeksi kulit yang paling umum pada anak-anak, terutama bagi mereka yang berusia 2-5 tahun. Impetigo lebih jarang terjadi pada orang dewasa, biasanya bersamaan dengan kondisi kulit atau infeksi lain dan lebih sering terjadi pada pria. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. (Hello Sehat)

Apa saja tanda-tanda dan gejala impetigo?

Tanda-tanda dan gejala impetigo yang umum adalah:

  • Luka merah dan lepuh yang segera pecah, mengeluarkan cairan selama beberapa hari dan kemudian membentuk kerak coklat kekuningan
  • Luka kulit di sekitar hidung, mulut, atau daerah lain
  • Gatal dan nyeri
  • Pada kasus yang berat, cairan dan luka yang menyakitkan berubah menjadi ulkus yang dalam
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat infeksi. (Hello Sehat)

Penyebab Impetigo

Penyebab utama impetigo adalah bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Penularan bakteri ini dapat terjadi melalui kontak fisik langsung dengan penderita atau melalui perantara, seperti baju, handuk, serbet, dan sebagainya yang sebelumnya dipakai penderita.
Bakteri akan lebih mudah menginfeksi seseorang yang memiliki luka, misalnya luka akibat gigitan serangga, terjatuh, atau teriris benda tajam. Bisa juga karena luka yang ditimbulkan oleh infeksi kulit lain, seperti eksim, kudis, atau infeksi kutu.
Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko penularan impetigo di antaranya:
  • Melakukan aktivitas yang rentan terjadi kontak kulit, misalnya olahraga bela diri, bola basket, atau sepak bola.
  • Lingkungan yang padat. Bakteri penyakit impetigo lebih mudah menular di lingkungan ramai yang mana intensitas interaksi orang-orangnya tinggi.
  • Usia kanak-anak. Impetigo lebih sering menyerang anak-anak berusia 2-5 tahun, dimana sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sempurna.
  • Suhu lembap dan hangat. Bakteri penyebab impetigo lebih mudah berkembang biak pada tempat yang lembap dan hangat.
  • Lemahnya sistem kekebalan tubu Sistem kekebalan tubuh yang lemah akan membuat seseorang mudah terinfeksi bakteri.
  • Menderita diabetes. Luka yang dimiliki penderita diabetes akan memudahkan bakteri impetigo untuk masuk dan menginfeksi kulit.
  • Memiliki luka terbuka pada kulit. Kuman penyebab impetigo dapat masuk melalui luka kecil pada permukaan kulit, seperti luka gigitan serangga atau ruam kulit. (AloDokter)
Komplikasi Impetigo


Jika tidak ditangani dengan benar, impetigo dapat menyebabkan komplikasi meliputi:

  • Selulitis, infeksi bakteri yang terjadi di lapisan kulit dalam.
  • Glomerulonefritis, infeksi di pembuluh darah kecil di ginjal.
  • Septikemia, infeksi bakteri yang terjadi di dalam darah.
  • Psoriasis gutata, kondisi ini sering muncul setelah terjadi infeksi kulit.
  • Demam Scarlet, demam langka yang disertai ruam merah di seluruh tubuh.
  • Staphylococcal Scalded Skin Syndrome (SSSS), infeksi kulit yang membuat kulit terlihat melepuh seperti tersiram air panas.
  • Penyakit ektima, terjadi ketika infeksi menyebar lebih jauh ke dalam lapisan kulit dan dapat meninggalkan bekas luka permanen. (AloDokter)
Pencegahan Impetigo


Penularan impetigo bisa dicegah dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Hindari sentuhan fisik dengan penderita. Sentuhan fisik secara langsung dengan penderita atau berbagi penggunaan barang dengan mereka, seperti handuk, baju, kasur, atau peralatan makan.
  • Selalu menjaga kebersihan kulit. Menjaga kebersihan kulitakan mengurangi risiko penularan impetigo, terutama padakulit yang memiliki luka terbuka, misalnya akibat teriris benda tajam, cakaran, atau bahkan luka akibat penyakit kulit lain, seperti eksim.
  • Membersihkan barang-barang. Setelah digunakan, ada baiknya barang-barang dicuci sampai bersih agar bakteri mati. Hal ini bisa mengurangi risiko penularan penyakit impetigo.
  • Jangan menyentuh luka. Hindari kontak dengan luka atau koreng akibat impetigo, apalagi dengan menggaruk, untuk menghindari penyebaran bakteri melalui tangan.
  • Beristirahat. Jangan melakukan kegiatan seperti memasak, mengasuh anak, atau membersihkan rumah sampai infeksi benar-benar pulih. Perbanyak istirahat agar infeksi cepat hilang.
  • Mencuci tangan. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah selesai mengobati impetigo dengan antibiotik oles dan menutup luka impetigo dengan perban kasa.
  • Menghindari tempat umumHindarilah tempat-tempat umum yang rawan penularan bakteri selama terjangkit impetigo atau setidaknya dua hari setelah pengobatan dimulai. (AloDokter)
Untuk memaksimalkan proses penyembuhan yang sedang anda alami, silahkan BACA DISINI --> Cara Mengobati Luka Melepuh Agar Cepat Kering


Itulah informasi kesehatan yang dapat disampaikan mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak. Semoga denga hadirnya informasi berikut ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit yang sedang anda alami aamiin. ~SEMOGA LEKAS SEMBUH~.

Senin, 01 Oktober 2018

Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak

Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak

Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website caramengatasilukamelepuhagarkering.com. Sebuah website yang menyediakan berbagai macam pelayanan pengiriman obat herbal baik di seluruh wilayah Indonesia hingga ke Luar Negeri. Sebelum lebih jauh membahas mengenai pengobatan, terlebih dahulu kami akan membahas mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak



Luka bakar yang terjadi kepada anak bisa merupakan dari berbagai macam hal. Mulai dari bermain dengan benda panas, menyentuh cairan panas, hingga terjadi kontak langsung dengan api. 

Kebanyaka orang tua pastinya tidak mengiginkan anaknya mengalami hal-hal yang membuat mereka khawatir, salah satunya seperti mengalami cedera. Akan tetapi, ketika orang tua sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga anaknya dengan baik, justru anaknya sendiri yang membuat kecerobohan tersebut hingga terkena luka bakar. 

Seperti halnya menyentuh wajan, terkena cipratan kembang api, atau pun menyentuh air panas yang ada di dekatnya. Untuk itu, selalu ajari anak anda agar dapat menghindari permainan-permainan yang dapat menyebabkan sang anak menjadi terluka. 

Jenis-Jenis Luka Bakar

Untuk melakukan pertolongan pertama terhadap anak, diperlukan pengetahuan mengenai tingkatan luka bakar agar sang anak mendapatkan penanganan dan pengobatan yang sesuai. Karena, luka bakar diharuskan untuk segera ditangani dengan cepat untuk memperkecil resiko kerusakan terhadap kulit. 

Luka Bakar Tingkat Pertama

Pada tingkatan ini, kategorikanya masih dapat dimasukan ke dalam ringan. Karena pada kategori ini hanya terjadi pada lapisan kulit bagian atas nya saja. 

Biasanya kulit akan ditandai dengan munculnya rasa nyeri, bengkak, warna kulit memerah, dan kulit kering tanpa terlihat adanya bekas luka. 

Secara umum, tingkatan pertama ini akan bisa sembuh hanya dalam 3-6 hari, tetapi kulit akan mengelupas dalam waktu 1-2 hari setelah terjadi luka bakar. Namun, jika ingin proses penyembuhan berjalan cepat dan efektif, disarankan untuk selalu intensif berkonsultasi dengan ahlinya.

Luka Bakar Tingkat Kedua

Tingkatan ini sudah termasuk ke dalam kategoris di bawah serius. Dikarenakan sudah menyerang kulit bagian bawah. Tidak hanya terlihat kulit yang melepuh dan memerah, namun pada tingkatan ini terjadi rasa sakit yang luar biasa. 

Dalam proses penyembuhan nya pun membutuhkan proses waktu yang cukup lama, dapat mencapai tiga minggu atau lebih. 

Luka Bakar Tingkat Ketiga

Nah, untuk tingkatan ini sudah jangan ditanyakan lagi mengenai kategorinya. Karena pada tingkatan ini sudah mengalami luka bakar yang paling serius. Hingga dapat melukai lapisan kulit dan jaringan di bawahnya. 

Hal ini membuat seseorang yang melihatnya menjadi ketakutan dan tidak tahan. Mengapa tidak, karena luka bakar pada tingkatan ini akan membuat kulit menjadi tampak kering dan berwarna putih, warna cokelat gelap bahkan tampak hangus. 

Pada tingkatan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, hal ini disebabkan kerusakan pada syaraf terkadang dapat membuat mati rasa atau hanya sedikit rasa sakit di sekitar luka bakar. 

Penanganan Luka Bakar Terhadap Anak

Mungkin kebanyakan orang tua sering mengobati nya dengan menggunakan minyak goreng, odol, atau bahkan es batu. Hal tersebut justru akan meninggalkan bekas luka pada kulit sang anak. Berikut ini beberapa penanganan yang haru dilakukan orang tua, diantaranya : 

Bagi Penderita Luka Bakar Tingkat Pertama Pada Anak

- Dilarang menggunakan es batu untuk pengobatan, karena akan dapat merusak kulit yang terbakar. 

- Jangan dekatkan sang anak dengan api atau sumber panas lainnya. 

- Jauhkan pakaian dari area yang terbakar dengan segera. 

- Jangan memberikan minyak, odol, bubuk, mentega, atau obat apa kimia apapun pada luka. Karena akan memperparah luka bakar dan menyebabkan infeksi. 

- Basuh luka dengan air bersih, kemudian lakukan pengompresan selama 3-5 menit. 

- Apabila area yang terbakar kecil, pastikan tetapi bersih. Anda dapat menutupnya dengan perban selama 24 jam ke depan agar luka tetap steril. 

- Jangan memberikan sembarangan obat terhadap anak yang sedang mengalami luka. Hal itu akan dapat memicu timbulnya gejala penyakit lain. 

Bagi Penderita Luka Bakar Tingkat Kedua dan Ketiga Pada Anak

- Berikan air dingin dengan dibasuh atau dikompres di atas luka bakar selama 3-5 menit, kemudian tutup dengan menggunakan kain kering. 

- Tidak boleh memecahkan bagian kulit yang melepuh.

- Singkirkan semua pernak-pernik dan pakaian anak agar tidak mengangganggu luka bakar jika pembengkakan sudah terjadi. Apabila mengalami kesulitan, dapat memotong bajunya tersebut. 

- Lakukan langkah-langkah penanganan luka bakar pada tingkatan pertama. 

- Setelah melakukan penanganan pertama di rumah, sebaiknya dibawa ke tempat medis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Mulai dari sekarang, jauhkan anak dari benda-benda yang dapat membuatnya cedera. Seperti kembang api, korek api, atau lilin yang menyala. 

Ketika pada saat akan memandikan anak, periksa terlebih dahulu suhu air dengan cermat. Selain itu, jauhkan anak dari sekitaran kompor atau dapu tanpa adanya pengawasan dari anda sebagai orang tua. Perlu diketahui dan diingat bahwa, hal ini sangat penting dilakukan agar sang anak tidak mengalami luka bakar. 

Untuk memaksimalkan proses penyembuhan yang sedang anda alami, silahkan BACA DISINI --> Cara Mengobati Luka Melepuh Agar Cepat Kering


Itulah informasi kesehatan yang dapat disampaikan mengenai Cara Mengobati Luka Bakar Melepuh Pada Anak. Semoga denga hadirnya informasi berikut ini dapat membantu proses penyembuhan penyakit yang sedang anda alami aamiin. ~SEMOGA LEKAS SEMBUH~.

Cara Merawat Luka Bakar

Cara Merawat Luka Bakar Selamat datang dan terimakasih telah datang ke website  caramengatasilukamelepuhagarkering.com . Sebuah website ...